Alumni STAN Peduli Buku

Buku yang di belikegiatan “Alumi STAN Peduli Buku” dilatarbelakangi oleh sebuah buku keren bejudul “Leaving Microsoff To Change The World” yang ditulis oleh John Wood. Buku tersebut sangat Inspiring sungguh. Tujuan dari kegiatan ini sebenarnya simple sangat, hanya ingin merubah keadaan perpustakaan kampus STAN yang sangat minim koleksi bukunya. Buku-buku yang dimiliki pun hanya berkisar tentang accounting, finance, auditing, pajak, Bea cukai, peanggaran negara, keuangan publik atau turunan-turunannya dari kategori-kategori buku diatas. Bahkan tahun terbitan buku-buku tersebut sangat lama berkisar diantara tahun 1990-2000 sangat jarang buku yang terbitan diatas tahun 2000an.
Alumni STAN Peduli Buku diprakarsai oleh segelintir alumni yang masih peduli dengan kondisi almamater tercinta. Alumni-alumni tersebut adalah Yond Rizal, Wahyudi, Buchori Nahar, Bustanul Maftuhin, Jatmiko E Suminar, Indra Jabrix, Ginanjar P.B, Abdul Gaffur A Dama, Jauhari Agung, Hangga S.P dan alumni-alumni lain yang banyak memberikan saran dan bantuan. Kerja keroyokan oleh para alumni ini menunjukkan semangat persaudaraan dalam ikatan alumni sebagai bentuk rasa terima kasih terhadap almamater yang telah berjasa didalam pembentukan karakter dan pendidikan.


Dimulai pada tanggal 1 Maret 2008 dan pada mulanya direncanakan berakhir pada tanggal 31 Maret 2008, tetapi karena berbagai alasan kegiatan ini diperpanjang sampai dengan tanggal 7 April 2008. Kenapa kurun waktu yang diambil selama satu bulan adalah karena satu bulan dinilai cukup untuk melakukan sosialisasi atas kegiatan ini yang kemudian akan dilanjutkan dengan penerimaan sumbangan.
Selama kegiatan ini berjalan sumbangan dari alumni terus mengalir (walaupun kadang-kadang tersendat-sendat, hehehehheheh). Sumbangan yang diharapkan terutama dalam bentuk buku, tetapi sampai dengan tanggal ini (6 April 200 8) sumbangan dalam bentuk buku hanya 4 buah buku yang berasal dari rekan-rekan di BAPEPAM dan Mas Hangga Surya Prayoga mahsiswa DIV. Sedangkan sumbangan dalam bentuk uang yang berhasil didapat adalah sekitar 15 jutaan (angka pastinya belum dihitung hehehheheh).

Dari uang sumbangan tersebut telah dibeli beberapa buku sejumlah Rp 1.794.700,- di toko buku gramedia dan Spektra di Mall Taman Anggrek. Buku – buku tersebut adalah:
1. Valuation, Sheridan Titman, Pearson International Edition; 2007 (Rp 225.000)
2. Fraud Auditing and forensic Accounting 3ed, Toomy W Singleton, Wiley; 2006 (Rp 256.000)
3. The ETF (Exchane Traded Funds) Book, Richard A Ferrri CFA, Wiley; 2008 (Rp 255.100)
4. A Guide to Forensic Accounting Investigation, Thomas W Golden. Wiley; 2005 (Rp 288.000)
5. Green to Gold, Daniel Esty, Yale University Press; 2006 (Rp 266.200)
6. The Intelligent Investor, Benjamin Graham, Serambi; 2007 (Rp 159.900)
7. Accounting 21ed, Warren Fess, Thomson; 2006 (Rp 203.000)
8. Business Research Methods 9ed, Donald R Cooper, McGRAW Hill; 2006 (Rp 141.500)
Selain buku-buku diatas, ada juga buku La Tahzan karangan Dr Aidh al-Qarni dan buku Akunya Chairil Anwar seharga Rp 30.000 dan Rp 20.000 (maklum belinya di Kwitang pas jam makan siang, jadinya murah). Sehinga total uang yang telah di belanjakan sebesar Rp 1.844.700,-

Behind de’ scene
Setelah kita (mas Hanga dan saya) puas berbelanja buku di Mall Taman Anggrek, tiba-tiba perut terasa lapar dan menggeluruk, maklum nasi belum ada yang masuk sejak tadi pagi. Akhirnya kita bersepakat untuk makan. Lalu secara tidak sadar kami telah berada di depan kedai Hart Buffet yang makan sepuasnya itu. Didepan pintu masuk tertulis diskon 15% mulai jam 3pm sampai jam 5pm dan kami pun langsung melihat jam di handphone, ternyata waktu menunjukkan jam 14.52, so… menungulah kita sampai waktu yang dinantikan datang (baca jam tiga siang). Sambil menunggu Kita nongkrongin orang-orang yang pada lagi maen ice sketing, tak ama setelah itu waktu yang dinantikan pun tiba, kami memutuskan untuk segera masuk sampai dikasir ternyata harga yang harus kami bayarkan sama saja tidak ada potongan atau diskon ternyata setelah ditanyakan ke tukang kasirnya yang cantique potongan atau diskon tersebut hanya belaku pada hari kerja saja (senin sampai jum’at) ah… betapa bodohnya kami.
Sekian dulu cerita-ceritanya tentang kegiatan “Alumni STAN Peduli Buku”. Jika teman-teman ada buku yang direkomendasikan untuk dimiliki oleh perustakaan kampus STAN, mohon informasikan kepada saya melalui comment-comment yang maniez di blog ini.

4 Komentar

  1. hanin berkata,

    April 8, 2008 pada 6:59 pm

    Gimana kalo buku tentang nge-blog dan buku tentang cara menulis? Alumni STAN kan pinter-pinter tapi pada males nulis.

    Di STAN ada kursus mengetik 10 jari gak Mas?

  2. hangga berkata,

    April 12, 2008 pada 9:18 pm

    Jadi gak sabar buat belanja buku lagi. Tambahan yang dijanjiin sama panitia reuni IKAPTKDK dah di terima blum??? :)

  3. mriyandi berkata,

    April 15, 2008 pada 11:38 am

    @ Hanin: Saya setuju sama mas hanin alumni STAN pada pinter2 tapi jarang nulis akhirnya kepintarannya buat diri sendiri dan ngak dibagi-bagi ma orang lain… makanya say mulai belajar nulis.. walaupun saya ngak pinter2 amat, paling ngak saya kelihatan pinterlah karena belajar nulis wakakakkka

    @ Don Hang: Minggu depan mungkin kita dah bisa belanja… nie lagi dalam proses nego… Doakan saja.. Okee???

  4. phiequn berkata,

    Mei 6, 2008 pada 8:18 pm

    Numpang lewat mas..
    Saya masih mahasiswa stan..
    Iya mas kita kekurangan buku di stan. Semoga dengan adanya program ini bisa membantu kita..

    Untuk membantu adik2 masuk stan saya buat blog tentang stan. Jika sempat tolong link balik ke blog saya mas. Saya tunggu konfirmasinya. Thanks

Tulis sebuah Komentar