Memilih Diantara Depkeu, BPK dan BPKP

Setelah pusing menghadapi ujian Komprehensif tertulis, Saat ini mahasiswa tingkat III Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) spesialisasi Akuntansi Pemerintahan kembali dipusingkan oleh formulir pemilihan instansi.

Pusing karena pilihan yang diberikan semuanya bagus-bagus, mahasiswa tingkat III diharuskan memilih 3 pilihan dari 3 pilihan yang ada berdasarkan skala priortas yang kami ingingkan. Hal ini disebabkan oleh dikeluarkannya Permenkeu No 18 Tahun 2007. Sebelum permenkeu ini diterbitkan, mahasiswa tingkat III diharuskan memilih 3 pilihan dari sekitar 7 sampai 9 pilihan, karena depkeu dirunut lagi sampai ke tingkat eselon satu, seperti Direktorat Jenderal Perpajakan, Direktorat Pelaksana Anggaran, dan direktorat-direktorat lainnya. sedangkan untuk saat ini hanya ada 3 pilihan. Pilihan-pilihan tersebut adalah:

1. Departemen Keuangan

Depkeu dengan renumerisasinya cukup mengiurkan, apalagi prospek karir kedepan yang cukup menjanjikan dan mayoritas lulusan STAN memang masuk ke departemen keuangan. Kekurangan dari bekerja di departemen keuangan adalah kesempatan sekolah yang dibatasi dan peraturan-peraturan pelaksana yang sangat tidak menguntungkan bagi para PNS berNIP 06 yang tugas belajar.

2. Badan Pemeriksa Keuangan.

BPK sebagai lembaga tinggi negara memiliki kekuatan yang luar biasa dalam melakukan audit, hal ini menjadi salah satu daya tarik BPK untuk dimasuki, daya tarik yang lainnya adalah kesempatan belajar yang sangat terbuka lebar bagi para PNS BPK, walaupun BPK sebagai lembaga tinggi negara, tetapi penghasilan yang ditawarkan masih sangat rendah dibandingkan dengan renumerisasinya depkeu. Penghasilan tersebut tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab yang diemban oleh para auditor BPK.

3. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan

Menurut Saya, BPKP kurang diminati oleh mahasiswa tingkat III. Hal ini disebabkan karena semakin kecilnya ruang lingkup pemeriksaan, tetapi kesempatan yang diberikan untuk melanjutkan pendidkan lebih terbuka jika dibandingkan dengan Depkeu. dari segi penghasilan BPKP masih berada jauh dibawah depkeu.

Baca entri selengkapnya »

Antara gedung, Kaca dan Dunia (2)

Akhirnya hari ini aku berkunjung kedunia

Melintasi gang-gang kecil dengan selokan kotor dan mampet

dikiri kananku. Melihat rumah berdinding seng dan beratap genteng.

ada anak kecil dengan hidung berlendir dipojok jalan. dia tertawa dengan riangnya

bermain dan menikmati masanya

Lalu aku bertemu mesjid yang kecil itu, tidak dia ternyata tidak kecil

Baca entri selengkapnya »

Antara Gedung, Kaca dan Dunia

Apa yang lu pikirin ketika lu sedang berada di kantor yang terletak pada lantai paling atas dan ngelihat keluar?

Apa yang lu pikirin ketika lu melihat orang2 diluar gedung berjalan

bagaikan semut yang kecil, kepanasan dan berdesak-desakkan

sementara lu lagi dikantor kedinginan karena AC?

Apa yang lu pikirin ketika lu ngelihat masjid dan musholla di kejauhan

dan mereka berada dibawah lu, kecil dan tertutupi oleh gedung-gedung yang megah?

Apakah lu ngerasa bahwa lu hebat?

apakah lu ngerasa bahwa lu berada didunia yang berbeda?

atau malah lu ngak ngerasain apa-apa? Baca entri selengkapnya »