Posko STAPALA

Saat ini saya sedang berada di posko STAPALA (pecinta alam kampus STAN) jam sudah menunjukkan pukul 04:11 pagi, ada si Jatmiko alias Israel yang ngomongnya ngak pernah jelas lagi maen PS ma Gobog alias endjivanhouten si manusia ikal yang jarang mandi, keliatannya si jamitko kalah mulu, maklum kemampuan lemah. Di Balik lemari yang penuh dengan alat-alat kepecintaalaman, seperti tenda, carier, kernmantel, duit. perhiasan emas, de el el, terbaring si kadal aka sebastian, entah dia tidur ato pingsan, ngak ada nafas, ngak ada bunyi, hanya tangannya yang sekali-sekali menepuk paha, wajah, dan lengannya yang lain karena gigitan nyamuk haus darah. Ditengah posko terbaring seorang monster bertenaga super, masih dalam posisi tidur, kali ini dia beneran tidur karena mendengkur. Dwi udiktya namanya. Di sudut kiri posko ada mbah terong tidur dengan balutan Sleeping Bag. dengan tubuh gempalnya kadang dia miring kekiri, kadang kekanan hampir menyerupai seekor ulat yang akan menjadi kepompong. Sayang dengan bentuknya yang tidak rupawan bulat lebih menyerupai cacing kepanasan dibanding kepompong. Tepat didepan saya terbaring dua manusia lainnya, ada eko perkap, kenapa perkap??? karena si eko kalo di kepanitian selalu ngambil bagian di bidang perlengkapan. Tepat disebelah eko dengan posisi dada disilangkan ke tangan tangan disilangkan di depan dada, terbaring gumo’ong, bagi para pecinta serial cina legendaris sung go kong, pasti tidak asing dengan nama itu, nama siluman kerbau. ya… begitulah gumo’ongnya STAPALA ini, berhidung kerbau dengan dua buah lubang hidung gede-gede kaya jempol kaki.

Posko STAPALA adalah basecamp atau istilah kerennya “sekretariat mapala Kampus STAN” hanyalah sebuah ruangan di Gedung G yang berukuran 8 X 5 meter. Berisi 3 buah lemari alat, 1 kabinet divisi,banyak tas dayback yang digantung, dan foto-foto jaman jebot yang menggambarkan kedigdayaan STAPALA jaman dulu. Diruangan inilah kami berbagi bersama anggota STAPALA lain. Saudara-saudara kami, ayah ibu kami, sahabat-sahabat kami, bahkan teman terbaik kami ada disini. Kebersamaan yang terjalin ibarat air sungai yang terus mengalir, saling mengisi dan memahami, membuat kami, para anggota STAPALA semakin menjadi manusia (baca Dewasa). Posko STAPALA bukan hanya sekedar tempat nongkrong buat kami atau tempat kongkow-kongtow, tapi lebih merupakan sebuah rumah kedua, rumah yang selalu akan kami kunjungi ketika lelah, tempat kami merasa aman, dan terutama tempat kami yang nyaman.

Apa yang membuat kami rela berdesakkan hanya untuk menikmati tidur bersama diSTAPALA bahkan sambil ditemani nyamuk-nyamuk haus darah? STAPALA bukan hanya sekedar organisasi pecinta alam, melainkan sebuah keluarga, kemana lagi kami akan pulang selain ke keluarga kami? ya STAPALA adalah keluarga. Tempat dimana kami dapat menumpahkan segalanya, tempat kami menjadi apa adanya, tempat kami menjadi dewasa karena prolematika yang ada. STAPALA mengajarkan saya sebuah komitmen, loyalitas dan identitas untuk menjadi sebuah manusia. Dengan berkarya kepadanya, dengan berkegiatan atas namanya, dan dengan mengorbankan waktu, tenaga, pikiran demi STAPALA saya menjadi dewasa.

Tidak terasa telah tiga tahun saya menjadi anggota STAPALA dengan memegang Nomor SPA 758/SPA/04. Tidak terasa sudah tiga tahun punya keluarga dikampus ini, dan tidak terasa juga waktu tiga tahun itu membuat saya berat untuk meninggalkan STAPALA. Sudah saatnya saya beranjak ke dunia kerja, mengabdi sebagai abdi negara, bekerja, dengan membawa semua ilmu STAPALA, Sudah saatnya saya berpisah dengan saudara-saudara saya dikampus, terasa berat sobat, sungguh terasa berat sobat untuk berpisah bersama kalian. Semua perjalanan yang pernah kita lalui, waktu yang dihabiskan bersama, tawa yang dibagi dan makanan yang diberi, tap hidup harus terus berjalan seperti angin yang akan terus berlalu. Bukan selamat tinggal yang saya ucapkan, tapi sampai jumpa. Smapai jumpa dan saya dengan sangat bangga akan berkata bahwa saya anak STAPALA.

Babak Baru Kehidupan

Sebuah babak baru kehidupan akan dimulai

Dengan meninggalkan babak yang lama…

Sahabat menjadi terbagi, Kekasih akan berpisah

Terasa seperti angin yang menggugurkan dedaunan

Jatuh dan berganti dengan dedaunan yang lain.

Ombak pun akan berpisah dengan lautan

dan akan berjumpa dengan pantai.

Kehidupan pun berjalan demikian,

Seperti dedaunan yang berguguran dan ombak yang beriak

Akan berjalan bersama angin dan bertemu dengan pantai.

Sudah lama angin merasakan dahaga…

bukan karena lelah, tetapi karena cinta

mencintai mereka para dedaunan dan lautan yang maha luas.

dan angin pun berkata ’sampai jumpa aku rindu kalian semua’

Janji Yang Hampir TERlupakan

Ketika saya membuka website angkatan XII SMA Taruna Nusantara. Di halaman depan pasti akan ditemui sebuah puisi yang ditulis oleh teman saya yang bernama Kurnia Purnawati (PeWe). Puisi saat saya baca selalu membuat hati ini rindu akan masa-masa SMA yang penuh dengan gejolak darah muda, yang penuh dengan masa pencarian jati diri, tujuan hidup, cinta, bahkan persahabatan dan pemberontakan.

Ada satu bait di puisi itu yang maksudnya kurang lebih seperti ini:

Kita pernah jatuh sama-sama

Kita bangun sama-sama

Dan kita terbang sama-sama

Maka terbanglah dan aku akan mengikutimu di belahan bumi yang lain.

Baca entri selengkapnya »

Civil Servant

Entah kenapa kata-kata Civil Servant yang diucapkan oleh bang Naufal begitu bergema di hati saya. Mungkin karena terhitung semenjak tanggal 19 september 2007 melalui keputusan direktur Sekolah tinggi Akuntansi Negara.. Saya di tetapkan sebagai calon Pegawai Negeri di Departeman Keuangan. Dengan IPK 3,07 saya menempati peringkat 134 dari 142 lulusan spesialisasi Akuntansi Pemerintahan yang ditempatkan di Departemen Keuangan.

Sungguh merupakan kebanggan yang sangat besar bagi saya, keluarga saya dan kerabat-kerabat saya untuk berbakti sebagai penjaga benteng keuangan negara. Ada hal yang sampai saat ini masih saya pikirkan, mengenai bagaimana cara bekerja, mempertahankan idealisme dan prinsip dalam bekerja.

Baca entri selengkapnya »

Memilih Diantara Depkeu, BPK dan BPKP

Setelah pusing menghadapi ujian Komprehensif tertulis, Saat ini mahasiswa tingkat III Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) spesialisasi Akuntansi Pemerintahan kembali dipusingkan oleh formulir pemilihan instansi.

Pusing karena pilihan yang diberikan semuanya bagus-bagus, mahasiswa tingkat III diharuskan memilih 3 pilihan dari 3 pilihan yang ada berdasarkan skala priortas yang kami ingingkan. Hal ini disebabkan oleh dikeluarkannya Permenkeu No 18 Tahun 2007. Sebelum permenkeu ini diterbitkan, mahasiswa tingkat III diharuskan memilih 3 pilihan dari sekitar 7 sampai 9 pilihan, karena depkeu dirunut lagi sampai ke tingkat eselon satu, seperti Direktorat Jenderal Perpajakan, Direktorat Pelaksana Anggaran, dan direktorat-direktorat lainnya. sedangkan untuk saat ini hanya ada 3 pilihan. Pilihan-pilihan tersebut adalah:

1. Departemen Keuangan

Depkeu dengan renumerisasinya cukup mengiurkan, apalagi prospek karir kedepan yang cukup menjanjikan dan mayoritas lulusan STAN memang masuk ke departemen keuangan. Kekurangan dari bekerja di departemen keuangan adalah kesempatan sekolah yang dibatasi dan peraturan-peraturan pelaksana yang sangat tidak menguntungkan bagi para PNS berNIP 06 yang tugas belajar.

2. Badan Pemeriksa Keuangan.

BPK sebagai lembaga tinggi negara memiliki kekuatan yang luar biasa dalam melakukan audit, hal ini menjadi salah satu daya tarik BPK untuk dimasuki, daya tarik yang lainnya adalah kesempatan belajar yang sangat terbuka lebar bagi para PNS BPK, walaupun BPK sebagai lembaga tinggi negara, tetapi penghasilan yang ditawarkan masih sangat rendah dibandingkan dengan renumerisasinya depkeu. Penghasilan tersebut tidak sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab yang diemban oleh para auditor BPK.

3. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan

Menurut Saya, BPKP kurang diminati oleh mahasiswa tingkat III. Hal ini disebabkan karena semakin kecilnya ruang lingkup pemeriksaan, tetapi kesempatan yang diberikan untuk melanjutkan pendidkan lebih terbuka jika dibandingkan dengan Depkeu. dari segi penghasilan BPKP masih berada jauh dibawah depkeu.

Baca entri selengkapnya »

ANDA ADALAH INDONESIA

Saat ini Indonesia telah berumur 62 tahun. Kalau indonesia adalah umat Nabi Muhammad SAW. Maka ia pastilah sudah sangat tua. Idealnya umur seorang umat Muhammad adalah 63 tahun. Itu berarti Indonesia sudah hampir mendaki akhir usianya. Indonesia bukan seorang manusia, Indonesia juga bukan umat Nabi Muhammad, Tapi Indonesia memang semakin mendekati ajalnya. Ajal sebagai sebuah bangsa. Indonesia adalah sebuah bangsa yang lahir 62 tahun silam. Selama perjalannya dia telah sakit berkali-kali. Di usianya yang masih sangat muda, dia sakit karena tragedi G30S PKI dan krisis moneter, sakit karena gerakan ganyang Malaysia, dan sakit lagi karena krisis moneter di asia.

Sekarang, apakah ia telah bangkit? Telah bangkit atas keterpurukan di masa lalu?

Baca entri selengkapnya »

Sustainable Development In Campus

Menurut GRI (Global Reporting Initiative) sustainable development adalah bagaimana cara memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mempertimbangkan kebutuhan dimasa yang akan datang. Sustainable sendiri dalam Bahasa Indonesia artinya berkelanjutan sehingga Sustainable Development adalah suatu pembangunan yang berkelanjutan. Pada Top class company, sustainable development sudah diharuskan, karena untuk suatu perusahaan setingkat mereka, pola pikir para manajemen bukan hanya bagaimana cara mencari profit sebanyak-banyaknya, tetapi bagaimana cara perusahaan agar dapat bertahan (sustain). Contohnya adalah suatu perusahaan mempunyai program selama lima tahun mendatang, program tersebut adalah bagaimana agar perusahaan dapat merebut pangsa pasar di asia, khususnya asia tenggara, maka perusahaan akan membuat proker dalam satu tahun agar mendukung program lima tahun mereka.

Baca entri selengkapnya »

Weekend Telah Tiba Horray2x. . .

Akhirnya setelah satu minggu memasuki dunia kerja…

Weekend telah tiba. Horray… Horray…

Rencana weekend minggu ini…

Sabtu maen fustal amal di planet futsal AXC kelapa gading

Minggu survey ke situ gunung bt camping remaja masjid naek motor ma mitna. (jalan-jalan dan berusaha ngelupain ******)

Minggu depan enaknya kemana ya???

Naek gunung kah???

Arung jeramkah???

ato sekedar nonton DVD di kamar tercinta???

Antara gedung, Kaca dan Dunia (2)

Akhirnya hari ini aku berkunjung kedunia

Melintasi gang-gang kecil dengan selokan kotor dan mampet

dikiri kananku. Melihat rumah berdinding seng dan beratap genteng.

ada anak kecil dengan hidung berlendir dipojok jalan. dia tertawa dengan riangnya

bermain dan menikmati masanya

Lalu aku bertemu mesjid yang kecil itu, tidak dia ternyata tidak kecil

Baca entri selengkapnya »

Antara Gedung, Kaca dan Dunia

Apa yang lu pikirin ketika lu sedang berada di kantor yang terletak pada lantai paling atas dan ngelihat keluar?

Apa yang lu pikirin ketika lu melihat orang2 diluar gedung berjalan

bagaikan semut yang kecil, kepanasan dan berdesak-desakkan

sementara lu lagi dikantor kedinginan karena AC?

Apa yang lu pikirin ketika lu ngelihat masjid dan musholla di kejauhan

dan mereka berada dibawah lu, kecil dan tertutupi oleh gedung-gedung yang megah?

Apakah lu ngerasa bahwa lu hebat?

apakah lu ngerasa bahwa lu berada didunia yang berbeda?

atau malah lu ngak ngerasain apa-apa? Baca entri selengkapnya »

« Entri lama Entri Lebih Baru »