Bercinta Dengan Bayangan Yang Menghanyutkan

aku terbangun dipagi hari

bau keringat tercium dimana-mana

terlalu lelah untuk menyadari sekelilingku

Aku telah bercinta tadi malam

dengan bayangan

percintaan yang terus terjadi selama umurku

Terlalu sakit untuk menyadari bahwa itu semua fana

bukan karena ia bayangan, tapi aku benar-benar menikmatinya

bagai candu yang selalu kunantikan tiap malam.

Benar-benar indah

Laskar Pelangi Di Benak Saya

Mungkin sudah banyak blogger-blogger lain yang telah mengulas Laskar Pelangi baik buku dan filmnya. Tetapi saya akan mencoba (duh santun banget bahasanya) untuk membahas dari sudut pandang yang berbeda. sebagai pembuka, saya akan mengunduh postingan seorang teman yang bekerja di BPKP perwakilan Jayapura.

Freeport…
itulah kata yang muncul dalam benakku saat aku landing di bandara Timika…
Batubara dan emas adalah dua kata berikutnya yang muncul dalam benakku seketika kata freeport terbersit….
Kemiskinan adalah kata selanjutnya yang mengikuti setelah freeport, emas, dan batubara…

miris…
sangat ironis…
hatiku teriris…
saat ku memandang keluar pesawat, orang pribumi berlarian tanpa alas kaki di hujan gerimis…
mereka menjadi budak dari kaum bengis…

orang pu kata papua tanah kaya…
namun orang papua hanya mampu makan daun pepaya…
tra ada daya dan upaya…
dorang hanya mampu bermimpi menjadi jaya…
tra ada yang dorang miliki kecuali rawa penuh buaya…

semua harta diangkut ke barat….
pace mace hidup sekarat…
yang tersisa hanya besi berkarat…
yang miskin makin melarat…
tinggal menunggu waktu yang tepat…
sengsara menunggu datangnya kiamat…

dunia lebih gelap dari kulit dorang yang hitam…
dunia memperlakukan dorang dengan kejam…
masa depan dorang telah tergenggam…
terlalu kelam hingga legam…
tra ada cerah siang kecuali sepinya malam…
segala cita dan asa telah karam…

(M Reza Agung Yudhalaksana, 25 September 2008, saat aku transit di Bandara Moses Kilangin-Timika, Papua)

nb:
bukan hanya siswa di Belitong yang tak bisa menikmati kekayaan ibu pertiwi…masih banyak yang mengalami hal serupa dengan apa yang diceritakan dalam Novel Laskar Pelangi.
Kita semua…
Kita tidak pernah menjadi tuan rumah di negeri sendiri…
sungguh menyedihkan bagi bangsa yang mengaku besar dan memiliki kekayaan alam yang sangat besar…

Mochamad Reza Agung Yudhalaksana
BPKP Perwakilan Papua
Jl. Pasifik Indah III
Pasir Dua, Base G
Jayapura
Papua-Indonesia

Baca entri selengkapnya »

Anniversary

Ah…. Tidak terasa blog ini sudah berumur satu tahun….

Happy Anniversary buat blog saya…

jika kita lakukan uji analitis keberhasilan blog gw berdasarkan indikator keberhasilan yang didasarkan atas pencapaian tujuan blog ini (ahhh ribet banget bahasanya)… Maka sejauh ini blog saya belum berhasil sangat, masih banyak hal-hal yang belum bisa saya sharing disini, entah karena kurangnya kemampuan saya dalam menulis atau keegoisan saya dalam memberi waktu dan mengurus blog ini….

ya… walaupun demikian blog ini sudah bertahan selama satu tahun… semoga masih tetap bisa eksist di tahun-tahun berikutnya.. hehehhehe

Happy Birthday Ma….

Tepat tanggal 12 Juni 2008 yang lalu, Nyokap gw berulang tahun yang ke 50… Ngak terasa ternyata beliau sudah tua dan usianya sudah mencapai setengah abad.. Selamat ulang tahun mama… semoga panjang umur dan sehat selalu. amien…

Gw mikir, selama 50 tahun hidupnya, selama 22 tahun belakangan ini, dia selau ngerawat gw dengan baik, mngasi makan gw, beliin gw susu, nyuciin baju gw, mensupport gw, dll hal lainnya yang ngak mungkin gw sebutin satu-satu disini, tapi apakah dalam rentang waktu itu dia pernah mengeluh, kecewa, terluka dan terjatuh karena gw??? Atau pernahkah dia merasa bangga karena gw, senang karena gw, bahagia karena gw bahagia, bangun untuk sholat malam karena mengkhawatirkan gw, … Dan gw tau pasti jawabannya adalah ya… dia pernah melakukan semuanya….

Lalu ketika gw melihat ke dalam cermin, melihat ke diri gw, apakah gw pernah melakukan hal yang sama buat mama??? pernah menangis buat dia, bahagia karena dia bahagia, sholat malam karena khawatir akan kesehatannya??? Jawabnya adalah enggak, gw sama sekali belum pernah melakukan itu semua… Padahal selama 7 tahun belakangan ini gw sudah meninggalkan dia merantau ke jawa, demi masa depan, betapa naif alasan itu.
Baca entri selengkapnya »

Cerita tentang Wanita yang Kelihatan Cantik Ketika Memakai Bando Merah

Wah.. Akhirnya setelah hiatus hampir satu bulan lebih, saya kembali mengisi blog ini dengan tulisan. Sebenarnya ngak ada alasan yang pasti kenapa saya hiatus selama ini, cuman lagi ngak kepengen nulis aja. Lagi jenuh mungkin atau malah lagi mencari inspirasi??? Kayanya ngak juga saya malah bingung kalo jawabannya mencari inspirasi, mau dicari kemana itu inspirasi…

Ditulisan saya kali ini, saya akan menceritakan tentang seorang wanita (lagi-lagi wanita halah), rekan kerja saya di kantor. Dia mungkin bisa dikatakan cantik dengan rambut yang sebahu dan mata yang indah (ini kata teman saya lho.. Suer ini kata temen saya).  Untuk selanjutnya kita sebut saja dia dengan “wanita yang kelihatan cantik ketika memakai bando merah”. Kenapa kelihatan cantik ketika memakai bando merah??? Karena bagi saya yang penyuka warna merah, wanita yang memakai segala sesuatu yang berwarna merah selalu kelihatan lebih mempesona dan menarik seperti temen saya yang satu ini.

Baik!!!!!!! Ceritanya begini… Pada suatu siang hari yang panas (serius.. Jakarta siang itu kerasa panas banget) kami bertiga, (saya, tokoh figuran yang ngak penting buat di ceritain, dan dia si wanita yang kelihatan cantik ketika memakai bando merah) makan di sebuah rumah makan di bilangan jakarta pusat. Sungguh tidak ada rencana sebelumnya bagi kami untuk makan bareng. Kejadian ini hanya merupakan sebuah kebetulan yang sama sekali tidak disengaja. Sembari kita menikmati sebuah santap siang, kami mengobrol ngalur ngidul (baca ngegosip) mulai dari isu penempatan, rapelan dll. Sampai akhirnya pembicaraan mengarah ke satu topik, yaitu penilaian saya terhadap dia si wanita yang kelihatan cantik ketika memakai bando merah. Saya menilai dia sebagai seorang wanita penuh muslihat.

Baca entri selengkapnya »

Alumni STAN Peduli Buku

Buku yang di belikegiatan “Alumi STAN Peduli Buku” dilatarbelakangi oleh sebuah buku keren bejudul “Leaving Microsoff To Change The World” yang ditulis oleh John Wood. Buku tersebut sangat Inspiring sungguh. Tujuan dari kegiatan ini sebenarnya simple sangat, hanya ingin merubah keadaan perpustakaan kampus STAN yang sangat minim koleksi bukunya. Buku-buku yang dimiliki pun hanya berkisar tentang accounting, finance, auditing, pajak, Bea cukai, peanggaran negara, keuangan publik atau turunan-turunannya dari kategori-kategori buku diatas. Bahkan tahun terbitan buku-buku tersebut sangat lama berkisar diantara tahun 1990-2000 sangat jarang buku yang terbitan diatas tahun 2000an.
Alumni STAN Peduli Buku diprakarsai oleh segelintir alumni yang masih peduli dengan kondisi almamater tercinta. Alumni-alumni tersebut adalah Yond Rizal, Wahyudi, Buchori Nahar, Bustanul Maftuhin, Jatmiko E Suminar, Indra Jabrix, Ginanjar P.B, Abdul Gaffur A Dama, Jauhari Agung, Hangga S.P dan alumni-alumni lain yang banyak memberikan saran dan bantuan. Kerja keroyokan oleh para alumni ini menunjukkan semangat persaudaraan dalam ikatan alumni sebagai bentuk rasa terima kasih terhadap almamater yang telah berjasa didalam pembentukan karakter dan pendidikan.

Baca entri selengkapnya »

Perjalanan Seorang Apunk

Temen gw, yang bernama Abdul Gaffur A Dama aka Apunk (manusia jarang mandi, suka bangun kesiangan, jarang nyuci tapi baik hati dan jarang menabung, karena sering nraktir) telah melakukan perjalanan yang dari kacamatanya dia (halah…) Luuaarrr Biaaasssaaa…!!! Perjalanan dia dari Jakarta yang kebanjiran, landing di surabaya buat ngorok, lanjut ke malang buat makan bakso bakar…. (Padahal disini khan ada tinggal beli bakso trus minta bakarin di warung satenya Pa Mardi) Balik lagi ke Jakarta yang masih kebanjiran. Perjalanan Epik ini ditempuh dalam kurun waktu kurang lebih 3 hari 3 malam (lebih lama biksu tonk bersama genknya mencari kitab suci kebarat). Seperti cerita epik pada umumnya si Apunk mengalami berbagai hambatan dan tantangan, baik yang bersifat tantangan fisik, mental, bathin, lahiriah, jasmaniah, kebulatan tekad, memecahkan rumus integral dan difrensial sampai ketemu “tenaga ahli” (dalam tanda kutip) mabes TNI. Ada juga hambatan yang berasl dari alam, Hujan yang menggelegar, guntur yang deras, kilat yang menyambar, Banjir yang bak bah, Pesawat yang di delay, sampai tragedi teroris yang menyamar menjadi penumpang pesawat… Syukur juga sich hambatan alamnya ngak terlalu berarti, bayangin aja kalo hambatannya berupa ban pesawat yang bocor atau sayap pesawat yang patah gara-gara ketabrak burung Garuda, pasti judulnya bukan Perjalanan Epik seorang Apunk, tetapi Legenda Seorang Apunk… Untuk cerita lengkapnya ada disini

Baca entri selengkapnya »

She loves Me Or She Loves Me Not?

Apa tanda-tanda yang akan di tunjukkan oleh seorang wanita jika dia mulai mempercayai dan menyukai anda?

asmirandah_ow_631_full.jpg
Lalu tanda-tanda apa yang akan dia gunakan agar anda, para kaum adam menyatakan cinta kepadanya????

“Menggantung Impian”

Kebakaran telah melanda jiwa

adalah impian berupa puncak,

jeram, bahkan kesunyian goa yang terdalam

melambungkan angin

menghidupkan fantasi-fantasi khayalan

laksana bintang di tengah lautan, impian adalah sebuah tujuan…

Jalan semakin terjal, menanjak sampai merangkak,

terbiaskan oleh kabut, semakin larut dan hilang bak deburan ombak

Impianku telah mati gantung diri……

dengan seutas tali diantara langit-langit rumah..

Ya!!! ia telah mati….

Mereka adalah pembunuhnya…

membunuh nyala api dengan kabut dan ombak…

Menghantam dan meng-absurd-kan jejak

membuat dia terpaksa gantung diri dan mati…

sial dengan kalian ombak…

sial dengan kalian kabut….

impian telah mati

jejak telah hilang…

dan arah menjadi semu…

PERAN DEPARTEMEN KEUANGAN DALAM “CLIMATE CHANGE”

Mukadimah
Departemen Keuangan (Depkeu) sebagai sebuah instansi pemerintah yang memiliki kekuasaan dalam bidang moneter dan fiskal, mempunyai pengaruh yang sangat besar didalam pengeloalaan negara. Depkeu melalui Badan Kajian Fiskal dan Direktorat Jenderal Perpajakan dapat membuat sebuah regulasi perpajakan dan menjalankanya, melalui BAPEPAM dan LK diatur mengenai persyaratan agar sebuah perusahaan dapat “listed” di Bursa Efek Jakarta (BEJ).
Pada tanggal 3-14 Desember 2007 akan dilaksanakan Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (UN Climate Change 2007) di Nusa Dua, Bali. Perubahan iklim telah menjadi isu dunia yang sangat penting, bahkan seorang Kevin Rudd memenangkan pemilihan perdana menteri Australia dengan mengangkat dua isu utama, salah satunya isu pemanasan global. (KOMPAS 26/11/2007). Hal ini menunjukkan sudah saatnya pemerintah Indonesia (melalui Depkeu) mulai peduli terhadap lingkungan. Dengan menerapkan regulasi-regulasi yang berbasis lingkungan.

Isi

BAPEPAM dan LK sebagai sebuah unit eselon I memiliki tugas untuk membina, mengatur, dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang lembaga keuangan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri keuangan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika menganut kepada Dow Jones Sustainability Index (DJSI), yang mengharuskan setiap perusahaan yang akan listed di Dow Jones Stock Market harus menyertakan Sustainable Reporting, dimana di Sustainable Reporting tersebut akan di sajikan mengenai kebijakan perusahaan terhadap lingkungan, maka BAPEPAM dan LK sudah menerapkan hal tersebut dalam Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan nomor: KEP-134/BL/2006 tentang kewajiban penyampaian laporan tahunan bagi emiten atau perusahaan publik, khususnya pada peraturan Nomor X.K6, tetapi hal itu saja tidak cukup. Sebaiknya BAPEPAM dan LK memiliki kriteria yang jelas mengenai perusahaan yang dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan. Misalnya perusahaan yang menerapkan MBIs (Market Base Instruments) atau Environmental Pricing Reform (EPR) dapat dikategorikan sebagai perusahaan yang perduli terhadap lingkungan. Inilah yang disebut dengan regulasi yang berbasis lingkungan.

Badan Kebijakan Fiskal yang bertugas untuk melaksanakan analisi di bidang fiskal dan Direktorat Jenderal Perpajakan yag bertugas untuk melaksanakan regulasi di bidang perpajakan. Kedua instansi tersebut sama-sama memiliki kewenangan di bidang fiskal. Kewenangan tersebut memberikan mereka hak untuk memungut pajak, menetapkan peraturan perpajakan, memberikan insentif dan bahkan keringanan di bidang perpajakan. Regulasi yang berbasis lingkungan versi BKF dan DJP adalah dengan cara memberikan insentif dan keringanan dalam bidang perpajakan bagi perusahaan yang perduli terhadap lingkungan. Perusahaan-perusahaan yang perduli terhadap lingkungan artinya perusahaan yang memiliki kebijakan untuk menjaga kestabilan lingkungannya. contoh kebijakan tersebut misalnya mengkonversi gas buangan dari kegiatan produksi, membangun taman-taman di atap gedung perusahaan tersebut, dll. Sehingga diharapkan dengan adanya insentif dan keringangan perpajakan, maka perusahaan akan berlomba-lomba untuk peduli terhadap lingkungan, walaupun dengan motivasi untuk mendapatkan insentif tersebut.

Penutup

Sebenarnya apabila ditilik lebih lanjut, penyumbang terbesar gas CO2 (salah satu dari enam gas rumah kaca) adalah kegiatan industri, oleh karena itu Depkeu melalui kewenanganya dalam bidang fiskal dan moneter tidak dapat bertindak sebagai single fighter dalam memerangi isu tersebut. Dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak dan regulasi berbasis lingkungan yang komprehensif dan holoistic. Lebih dari pada itu perubahan iklim, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab pihak swasta, masyarakat luas, anggota legislatif dan yudikatif. Masalah ini bukan masalah siapa-siapa,tetapi masalah kita semua.

« Older entries